Bagaimana jika dunia industry tidak mempunyai technology. Semua kegiatan produksi hanya dilakukan manual menggunakan dua tangan. Semua proses pembuatan product hanya melalui kekuatan 10 jari. Kira-kira apakah industry bisa semaju sekarang? Sepertinya tidak. Untunglah, sekarang industry sudah banyak terbantu dengan dengan adanya mesin-mesin canggih hasil rekayasa dari para lulusan mechanical engineering yang berupa robot atau alat pembantu manusia.

Bagi orang awam, robot selalu identic dengan robot-robot manusia yang bisa berperilaku layaknya kita sehari-hari. Padahal, alat-alat yang bisa membantu pekerjaan manusia juga disebut dengan robot. Sekarang, tipe dan fungsi alat-alat bantu manusia semakin inovatif. Terbanyak disumbangkan oleh para ahli mechanical engineering. Apasih sebenarnya mechanical engineering itu? Yuk tengol dulu.

Teknik mesin atau Teknik mekanik adalah ilmu teknik mengenai aplikasi dari prinsip fisika untuk analisis, desain, manufaktur dan pemeliharaan sebuah sistem mekanik. Ilmu ini membutuhkan pengertian mendalam atas konsep utama dari cabang ilmu mekanika, kinematika, teknik material, termodinamika dan energi. Ahli atau pakar dari teknik mesin biasanya disebut sebagai insinyur (teknik mesin), yang memanfaatkan pengertian atas ilmu teknik ini dalam mendesain dan menganalisis pembuatan kendaraan, pesawat, pabrik industri, peralatan dan mesin industri dan lain sebagainya(wikipedia). Teknik mesin biasanya terdiri dari :

  • Perancangan Mekanik dan Konstruksi
  • Proses Manufaktur dan Sistem Produksi
  • Konversi energi
  • Ilmu Bahan / Metalurgi

Tahukah Kamu?

  • Kata mechanical engineering pertama kali di gunakan di gunakan di Yaskawa Electric Co. Jepang pada tahun 1970an.
  • Mahasiswa mechanical engineering rata-rata menghabiskan lima tahun untuk mendapatkan gelar sarjana
  • Mahasiswa biasa berada dalam “heavy course loud” (Jadi nggak heran banyak yang bilang anak mechanical engineering itu perkasa)
  • Adalah mahasiswa yang harus wajib nulis laporan dan paper
  • Bekerja mandiri atau secara tim
  • Membuat sebuah konsep dan merancang sebuah alat baru
  • Bekerja berdasarkan logika matematika
  • Peluang Mendapatkan Lapangan pekerjaan : 52.41%
  • Pendapatan mencapai : $86.000

Itu mengapa jika kamu suka science dan matematika, kreatif dan merupakan seorang problem solver, jurusan mechanical engineering cocok untuk menjadi pilihanmu

Seorang mechanical engineer memiliki tugas untuk memodifikasi, mengembangkan, menguji, atau menyesuaikan mesin dan peralatan. Mereka harus dapat menerapkan teori-teori ataupun konsep-konsep dalam teknik mesin untuk melakasanakan tugasnya. Oleh karena itu, profesi ini harus memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai konsep dan teori teknik mesin.

Keahlian dibutuhkan

Pengetahuan dan keahlian di bidang rekayasa dan teknologi merupakan modal utama seorang mechanical engineer. Sebab, profesi ini bertugas untuk memodifikasi, mengembangkan, dan menguji sebuah mesin dan peralatan yang berkaitan erat dengan dunia teknologi. Pengetahuan di bidang teknologi ini mencakup penerapan teknologi, prosedur penggunaannya, serta manfaatnya dalam perancangan dan produksi sebuah barang.

Secara khusus, seorang mechanical engineer pun dituntut untuk mempunyai pengetahuan yang dalam di bidang mekanis. Hal ini diperlukan agar ia mengetahui berbagai jenis mesin dan peralatan, termasuk desain, kegunaan, serta perbaikan dan perawatannya. Selain itu, ia juga harus memiliki kemampuan desain yang baik supaya dapat merancang sebuah mesin yang bermanfaat bagi sistem produksi sebuah barang. Untuk itu, profesi ini perlu pula memiliki keahlian matematika agar dapat menghitung efektivitas mesin yang diciptakan serta mengetahui sistem produksi dan pengolahan sebuah barang.

Seorang mechanical engineer juga harus kritis dan mempunyai kemampuan analisis yang baik agar dapat mengetahui kelebihan dan kelemahan dari sebuah mesin yang digunakan. Selain itu, ia pun mesti memiliki kemampuan monitoring yang baik untuk memastikan mesin tersebut berjalan dengan baik. Sensitivitas juga diperlukan oleh profesi ini supaya mampu mengidentifikasi dan mengantisipasi masalah-masalah yang dapat muncul dari penggunaan sebuah mesin.

Instansi pekerjaan

  • Oil and gas
  • Industri otomotif
  • Pertambangan
  • Industri transportasi
MECHANICAL ENGINEERING

Navigasi pos